Minggu, 11 Januari 2015

HURT

Aku terluka...
entah sejak kapan aku menyadarinya, jiwaku terluka...dan malangnya luka ini kusimpan sendiri hingga kini aku melihat luka yang sama pada dirimu....Sungguh aku tak ingin melukaimu, sedikitpun tak ada niat menyakitimu. tapi apa daya, luka jiwaku yang bertahun tahun aku pendam, aku rasakan sendirian kini meledak...meluap bersama kemarahan dan ketidaksabaranku menghadapi kenakalan2mu.
maafkan aku.....
Kini hanya penyesalan yang kudapat, ketika selama ini tak bisa kukendalikan amarahku...kenapa harus kamu yang merasakannya?
Dan kini aku melihatmu..seperti bayangan episode masa laluku yang pahit...yang penuh amarah dan kekecewaan. aku melihat luka yang sama dimatamu, dan justru perihnya kurasakan menghujam di hatiku....

Sekuat tenaga aku memendam lukaku, tapi tak kuasa juga .....luka itu kembali menjalarkan rasa sakit yang sangat menusuk jiwaku....
Maafkan aku....
Ya Tuhan...Kuatkan hatiku, limpahkan kesabaran atas hatiku....
dan biarlah hanya aku yang merasakan penderitaan batin ini.
Ya Tuhan...kembalikan kilau hidupnya yang penuh warna, hilangkan segala ketakutannya dan kembalikan senyumannya...berikan petunjukMU untuk kami agar selalu berada di jalanMU.....




Tidak ada komentar: