Sabtu, 31 Desember 2016

Ndherek Ibuk Kulakan

Aku masih ingat
Semilir angin yg menyapa lewat jendela bus yg terbuka, memberi  udara segar ditengah padatnya penumpang yang berhimpitan dalam kaleng tua bermesin, melaju ke arah kota. Suara gemerincing koin receh pak kondektur mengingatkan ongkos yg harus dibayarkan untuk perjalanan ini....naik bus tanpa ac adalah bercampurnya rupa rupa aroma, dari aroma keringat, bensin, debu jalanan, besi tua berkarat, hingga mungkin pula aroma lelah para buruh sepulang kerja.
Aku masih ingat,
Langkah langkah kaki kecilku mengikutimu menyusuri lorong sempit pasar , menerobos lautan manusia diantara kain kain sprei, daster batik , yg diobral maupun kodian.  Bahkan sesekali menyibak deretan penjual souvenir, empon empon,  sepatu, dan segala hiruk pikuk kehidupan ekonomi rakyat di pasar. Sesekali menelan ludah melihat penjual es dan jajanan yg menawarkan penghilang haus dahaga serta lapar, tapi jawabmu " nanti saja Nak, keburu ketinggalan bus"....
Tawar menawar harga selalu mengingatkanku akan perjuangan mencari harga termurah, agar cukup keuntungan untuk makan dan ongkos jalan.
Aku masih ingat.....
Dan akan selalu kuingat, segala perjuangan, air mata, keringat dan pengorbananmu Ibu. Demi kami, anak anakmu.....

Rana. 31122016
9:17 meja op wwpoll.net

Kamis, 08 Desember 2016

Senja bersama angin

Warna semburat merah cakrawala menghiasi langit senja
Deru mesin burung besi di angkasa ikut menyumbangkan kebisingan
Asap putih menyesakkan dada, mengepul dari sisa pembakaran sampah di sudut jalan
Angin sepoi sepoi meniup manja, menerbangkan debu debu jalanan, menggerakkan dedaunan...
Senja kali ini
Berteman angin
Dan kerinduan.....

Rindu menikmati senja bersamamu...

Ibuwa.08122016.17.01
Kamarku

Sabtu, 23 Juli 2016

Jangan berhenti berbuat baik



Pernah dengar dari pak ustadz Mahroji Khudori bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar saja. Hanya satu masa dimana kita sebagai makhluk diuji oleh Allah SWT. Bahkan keindahan dunia alam semesta ini kelak hanya akan dihancurkan. Seindah apapun, sebaik apapun hanya untuk dihancurkan kelak pada hari kiamat.

Pada malam itu, yang biasane saya ngantuk nek ikut pengajian, jadi gak ngantuk menyimak penjelasan pak ustadz. Sakjane rada mrinding kalo kita benar benar meresapi isi pengajian beliau malam itu. Lha wong yang disampaikan ttg kematian...bahwasannya kita amatlah dekat dengan kematian, kita gak pernah tau kapan kita akan mati dan mati dalam keadaan yang bagaimana?? Yang ada setiap kita pastinya berharap mati dalam keadaan beriman, khusnul khotimah masih menyebut asma Allah di detik terakhir nafas kita. Semoga kita semua dimudahkan menghadapi akhir nafas kita yaa...Aamiin.

Beliau mengisahkan ada seseorang yang meninggal ketika sedang sholat jamaah dalam posisi bersujud. Ya Allah...indah banget kepergiannya, sampe mrebesmili iri mendengarnya. Dalam hati mbatin besok kelak suatu hari akan pasti tiba giliran kita juga pergi dari dunia fana ini. Trus apakah kita sudah menyiapkan bekal atau sangu untuk pulang ke akherat sono??

Kuncine ben sangune akeh yo Jangan Berhenti Berbuat Baik...selama hidup di dunia ini hendaknya kita terus berbuat kebaikan terutama terhadap saudara, tetangga, teman dan sesama manusia serta kepada setiap makhluk Tuhan. Memangnya perbuatan baik yang bagaimana? Yang jelas perbuatan yang tidak melanggar aturan Allah SWT.

Sholat 5 waktu jangan lupa, .....karena sholatlah penentu segala amal kita.

Ehm...segini aja ya.......sekiranya tulisan saya ada yang kliru mohon dikoreksi, saya hanya menceritakan kembali sedikit ( karena nek ditulis kabeh akeh banget je....) dari materi pengajian yang disampaikan pak Ustadz.


Jumat, 22 Juli 2016

Nikmat sehat mana lagi yang akan kamu dustakan ???

Nikmat Tuhan yang paling sering terlupakan oleh kita adalah nikmat SEHAT. Ya...dengan gampangnya kita akan sering berucap Alhamdulillah sehat...tapi kenyataane kita akan benar benar merasakan nikmatnya ketika harus ketemu SAKIT. Sebenarnya saya juga lagi ditegur ni sama YAng Maha Pemberi Sehat karena sudah hampir 2 bulan ini mengalami batuk yang tak kunjung sembuh....habisnya bandel kalo dibilangin gak usah mimik es atau air dingin...masih juga ngeyel. Jadinya baru mau sembuh, eh ngikil maneh watuk e..

Kadang kalo diberikan rasa sakit , termasuk sakit hati ...jadi mikir ini ujian, cobaan, teguran, atau malah hukuman yaa? Kata orang orang sih yang namanya ujian itu untuk kenaikan tingkat..entah tingkat level apaan saya kurang paham tapi kalau lagi banyak diberi rasa sakit, saya lebih ngerasa terlalu banyak dosa kali yaaa...jadi gusti Allah kasih saya peringatan supaya eling lan taubat. Itu juga kalau saya peka...kalau ndablegnya kumat yo malah nggresula lan sambat rauwis uwis....

Sejak kecil sampai jadi emak emak dua anak, saya sering dengan sombongnya membanggakan diri saya yang hampir tidak pernah sakit serius, bahkan dulu kalo sakit paling poll ya cacingan, batuk pilek  atau pusing karena belum sarapan....xixixixi  :) Apalagi dibandingkan dengan kakak adik saya yang sering opname karena DB, Tipes, dan Operasi amandel. Sok sokan merasa paling sehat. Alhamdulillah mungkin bedanya dengan saudara yg lain, saya dulu dapet ASI nya full dan lebih banyak dari yg lain apalagi sejak balita gak doyan sufor...xixixixi. Tapi rupanya Gusti Alloh masih sayang ma saya, gak dibiarkan saya kelamaan sombong kalii ya....dalam 2 tahun terakhir saya malah harus opname di RS dan merasakan dinginnya kamar oprasi karena harus operasi FAM (tumor payudara). Rasanya gimanaaaa gituuu. Takut sih ada, tapi lebih takut lagi kalu saya masih menyimpan si tumor sedangkan saya gak tahu ntar dia bermetamorfosa atau gak....gitulah kira kira pemikiran saya. Mungkin memang saya harus banyak introspeksi diri betapa sudah over limit tumpukan dosa dosa saya sehingga saya ditegur langsung sama Yang Maha Kuasa. Harus banyak bersyukur, kudu tambah sregep le ngibadah, aja saya tuwa saya kesed...isin ah diconto anake....:)

Sekedar pemikiran standar ibu ibu yang masih sering banyak malesnya.....:)

ibuwa.22072016
komp aida 07 wwpoll.net



Kamis, 21 Juli 2016

OSK 2016

Setahun yang lalu, ketika pertamakalinya masuk final OSK 2015, rasanya heboh banget...maklum wong ndesa arep lelungan nang kutha Jakarta...:) dan tahun ini, kami sebagai orangtua tidak memasang target harus masuk final, walaupun harap harap cemas...kalaupun masuk yaaa...mungkin memang anakku lanang ki beja tenan yo? Lha gimana gak bejo? kalau melihat sesama finalis yg sampai ke Jakarta itu malah bikin jiper...eh bahasane jadul banget....bikin minder je. Lha kok 60% finalisnya keturunan Chinese..yang dari penampakan wajahnya saja kelihatan nek jenius jenius tur serius melu lomba...:) trus sisanya wajah wajah pribumi yang tak kalah wangun dengan melihat daftar nama sekolah masing masin....xixixixi...
 Ya begitulah, Alhamdulillah Gusti Allah ki maringi Thole padhang pikire, sehat awake, isa nggarap soal soale olimpiade kanthi lancar tur bener...trus bisa menyisihkan ribuan peserta lain sehingga tahun 2016 ini masuk babak final lagi. Maka nikmat Tuhan manalagi yang mau saya tanyakan?? Setelah stalking website Komikuark.net beberapa bulan demi memantau hasil tes nya Mas Jupri, kami menemukan lagi nama Elfajri nyempil diantara 303 finalis yang lolos ke Jakarta. Yeee...Jakarta I'm coming. Terbayang sekeluarga bakalan piknik mendadak nganter mas Thole lomba.
Ritual persiapan OSK pun dimulai. Dari ngecek persyaratan, barang yg wajib dibawa, nyecan foto dan transfer kontribusi pendamping, booking tiket kereta api, dan calling keluarga Bulik yg tinggal di Ciledug....ribet tapi seneng. Apapun hasilnya nanti, kami tetap merasa bangga bisa mengantar Thole berusaha melampaui mimpinya. Sakjane mimpimu apa to Le?
Dan yang lebih wow rasanya, acara tahun ini dilaksanakan pas pertengahan bulan Ramadhan 1437 H. Sik kebayang panasnya ibukota bagi kami wong ndesa yang kulina kadhemen, ditambah lagi Thole n Denok  Shelly udah mulai puasa fullday...Bismillah kuatkan kami ya Allah..
Mungkin benar kata sebagian orang , terlalu banyak mengikutkan lomba bagi anak2 itu kurang bagus dampaknya...tapi bagi kami, apapun prestasi anak akan kami dukung dan apresiasi. Anak kami memang beda, dan kami tetap bangga. Apalagi untuk ikut OSK ini Thole dengan senang hati ikut, tanpa kami memaksa. Jadi bagi kami yang penting Thole enjoy and happy...it's enough. Karena bukan harus jadi juara di olimpiade tapi untuk memupuk rasa percaya dirinya yang sempat down karena sering dibully teman sebayanya. Kami ingin Thole merasa dirinya berharga, terlebih bagi orangtuanya dan keluarganya.
Mengikuti serangkaian acara final OSK  memberikan banyak hal positif bagi kami. Sebagai finalis, mas Thole lebih percaya diri dan bahagia karena merasa sudah menang dari puluhan ribu peserta lalin yang gugur di semifinal. Artinya dia merasa bangga bisa menjadi bagian dari 101 finalis di levelnya. Melihat senyumnya, saya ikut terharu...betapa kami yang cuma wong ndesa bisa sampai ke ibukota dalam rangka lomba , bertemu ratusan finalis lain yang datang dari seluruh pelosok Indonesia. Anak anak Indonesia yang memiliki mimpi dan cita cita mulia, memiliki potensi sumber daya manusia yang luarbiasa. dan saya melihat wajah Indonesia di sana....#mrebesmili.
Ketika pengumuman pemenang, bahkan saya tak lagi berharap lebih selain Thole tetep sehat dan bisa masuk final OSK lagi tahun tahun berikutnya. Hehehehe...karena untuk mengharapkan jadi juara bermedali emas pun rasanya terlalu berlebihan. Berada dalam satu acara dengan Bapak Mentri Anies Baswedan rasanya seneng seneng gimana gitu.... anak anak hebat finalis OSK diberi ucapan selamat, diberi semangat, bahkan diberi apresiasi secara langsung oleh beliau...rasanya wow. dan lagi mas Thole ku ada diantara mereka yang hebat2 itu...meskipun pas pengumuman pemenang jebule mas Thole malah ketiduran karena kondisi tetep puasa fullday ditengah padatnya acara dan teriknya matahari ibukota....oalah Mas Juprii....
Pulang kerumah dengan senang meski gak dapat medali emas, perak maupun perunggu...Yang pasti Mas Thole menjadi juara di hatiku....#eeeaaaaaa

2006-2016



Menelusuri jejak dunia maya
Kembali membaca postingan lama
Menikmati nostalgia bersama waktu kebersamaan
Ada haru,, rindu dan senyum simpul
Ketika mengingat lagi betapa indahnya hari hari kita

Semua mengalir
Kadang pelan kadang penuh liku
Sewindu pun sudah terlampaui
Dengan penuh kebahagiaan dengan bunga bunga cinta didalamnya

Dua tahun berikutnya.....
Makin beragam rasa yang terlewati
Lebih banyak waktu berdua dan menikmati kebersamaan
Godaan selalu ada dan siap mematahkan semangat kita
Tapi cinta kita justru semakin solid...semakin yakin bersama

Cinta kita terus tumbuh
Semoga selamanya sampai ke surgaNya kelak


Ibuwa.21072016
Meja Op WWPoll.net
Backsound “Kanye by the chainsmoker”

Rabu, 15 Juni 2016

Bersamamu

Jalanan sepi
Hanya udara dingin dan sisa hujan menggenangi

Malam ini terasa syahdu
Hanya terdengar  detak jam dinding
Dan desah nafasmu

Rasaku haru biru
Melesapkan rindu dalam pelukan
Melukis harapan dalam bingkai cinta

Aku bahagia
Tak ingin yg lain hanya cintamu
Aku bahagia
Menyala lagi binar matamu
 
Meski malam semakin dingin
Hatiku tetap hangat oleh cintamu

Malam ini......
Kurebahkan segala asa dan rasa
Dalam pelukanmu


                                         Ibuwa.150616
                                              Kamar wetan

Jumat, 10 Juni 2016

Hujan

aku rindu
berdiri di tepi jendela memandang hujan
menikmati keriuhan manusia lalu lalang
ada yang berpayung
ada yang lari basah kuyup

hujan
selalu membawa cerita
terkadang seperti mewakili perasaan yang gundah gulana
terkadang menyejukkan hati yang sedang terluka

hujan
melukiskan serpihan memori
tentang tawa
tentang luka
tentang angan angan



aku rindu
memandang hujan berteman lamunan di tepi jendela
 


ibuwa
10.06.2016
meja op wwpoll