Sabtu, 10 November 2012

Milad Muhammadiyah ke 103


Hari ini cerita apa ya?....
hari ini saya mengantar anak saya ke acara pentas kreasi anak tk dalam rangka milad muhammadiyah ke 103 di balai desa sendangrejo, minggir, sleman. Acara yang utama adalah pentas seni anak-anak tk / kb dan mendengarkan dongeng dari Kak Bimo. Hm saya tertarik ingin mendengar juga bagaimana Kak bimo bercerita. maklum saya belum pernah ketemu kak bimo. Acara dimulai jam 8 pagi. sebagian anak-anak sudah berdandan habis-habisan karena mau pentas, tampil di panggung. Sebagian lagi ada yang datang terlambat dengan muka masih 'aras-arasen' ngantuk. sebagian lagi sudah duduk manis bersama teman-temanya bercengkrama. Wajah-wajah generasi penerus bangsa yang masih polos, bersemangat dan sehat ceria, mengingatkanku untuk selalu bersyukur atas nikmat kesehatan untuk kita semua sehingga masih bisa menghirup nafas cuma2 di dunia ini. Sejenak membayangkan saudara-saudara kita yg sedang terbaring sakit atau sedang ditimpa musibah...semakin mengingatkanku untuk terus berterimakasih kepada Allah atas segala nikmat dalam hidup ini.
Pada kesempatan pentas pertama kali, tampil anak-anak kelompok bermain yg masih imut2...mereka berdoa...dengan kepolosan mereka tak malukah kita yg dewasa ini sering lupa berdoa? padahal sejak kecil kita selalu diajarkan untuk berdoa dalam setiap perbuatan. segala adab dan doa yang dulu diajarkan oleh orang tua dan guru kita,...seolah satu persatu luntur seiring tambah usia. ...Dimana hafalan doa kita? sudah terganti dengan hafalan lagu-lagu cinta? dimana hafalan hadist kita? kalah sama anak2 balita....
Keberanian anak-anak tampil di depan publik sungguh patut diacungi jempol. Meskipun ada juga yang sampai di panggung malah menangis, takut mungkin lihat mikrofon...:) tapi mereka tetap anak-anak pemberani. anak-anak yang hebat. Kelak  setelah mereka dewasa, saya berharap mereka akan jadi pemimpin bangsa yang hebat. Hebat dalam ilmu dan hebat dalam amal ibadahnya.
Acara mendengarkan dongeng Kak bimo sungguh mengasyikkan, bahkan ibu-ibu yang mendampingi anak mereka, juga para ibu guru yang hadir disana ikut terhipnotis, fokus memperhatikan sang pendongeng. Dongengnya sih biasa aja, tapi cara membawakannya itu luarbiasa mengesankan pemirsa. :)
Dan yang paling saya suka, ceritanya mendidik, gaya bahasanya sesuai dengan pendengar, tapi tetap terselip nilai moral dan agama di sana.  yaiyalah...Kak Bimo ....master dongeng indonesia....:)
Masih betah kalaupun harus duduk manis berjam-jam mendengar cerita kak bimo, tapi sayangnya cuma sebentar....Pas pembagian hadiah juga tidak beruntung...:(
Setelah dongeng Kak Bimo sebenarnya masih banyak yang tampil pentas nyanyi maupun menari, tapi anak saya sudah mengeluh capek dan mengantuk. Ditambah kondisi badannya yang kurang fit karena batuk, akhirnya kami bertiga pulang duluan alias membolos sebelum acaranya usai.

Tidak ada komentar: